silsilah Banom NU dari masa kemasa
( https://www.wartaekonomi.co.id/read243355/gaduh-bubarkanbanser-ini-loh-sejarah-kelahiran-banser )
C. Singkat berdirinya Fatayat NU
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kemudian membentuk Pengurus Pusat Puteri NUM yang diberi nama Dewan Pimpinan Fatayat NU pada tanggal 26 Rabiul Akhir 1939/14 Februari 1950. Selanjutnya Kongres NU ke-XVIII tanggal 20 April-3 Mei 1950 di Jakarta dapat dilakukan mengesahkan Fatayat NU menjadi salah satu badan otonom NU. Namun berdasarkan proses yang berlangsung selama perintisan hingga ditetapkan, FNU menyatakan disetujui di Surabaya pada tanggal 24 April 1950 bertepatan dengan 7 Rajab 1317 H. Pucuk Pimpinan Fatayat NU pertama adalah Nihayah Bakri (Surabaya) sebagai Ketua I dan Aminah Mansur (Sidoarjo) sebagai Ketua II Kepengurusan pada waktu itu hanya memiliki dua bagian, yaitu bagian penerangan danpendidikan.
( https://fatayatnubrebes.or.id/sejarah-fatayat-nu/ )
D. Singkat berdirinya IPNU
Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (disingkat IPNU) adalah badan otonom Nahldlatul Ulamayang berfungsi membantu melaksanakan kebijakan NU pada segmen pelajar dan santri putra. IPNU didirikan di Semarang pada tanggal 20 Jumadil Akhir 1373 H/ 24 Pebruari 1954, yaitu pada Konbes LP Ma’arif NU. Pendiri IPNU adalah M. Shufyan Cholil (mahasiswa UGM), H. Musthafa (Solo), dan Abdul Ghony Farida (Semarang). Ketua Umum Pertama IPNU adalah KH. M. Tholhah Mansoer yang terpilih dalam Konferensi Segilima yang diselenggarakan di Solo pada 30 April-1 Mei 1954 dengan melibatkan perwakilan dari Yogyakarta, Semarang, Solo, Jombang, dan Kediri. Pada tahun 1988, sebagai implikasi dari tekanan rezim Orde Baru, IPNU mengubah kepanjangannya menjadi Ikatan Putra Nahdlatul Ulama. Sejak saat itu, segmen garapan IPNU meluas pada komunitas remaja pada umumnya. Pada Kongres XIV di Surabaya pada tahun 2003, IPNU kembali mengubah kepanjangannya menjadi “Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama”. Sejak saat itu babak baru IPNU dimulai.
( http://ipnu.pcnutemanggung.or.id/kontak/ )
E. Singkat berdirinya IPPNU
Dalam suasana Kongres I IPNU keberadaan IPNU putri ternyata masih dalam perdebatan yang alot, semula saat itu direncanakan secara administratif IPNU putri hanya masuk sebagai Depertemen di dalam organisasi IPNU.
keputusan Muktamar NU ke-20 di Surakarta. Tanggal 2 Maret 1955 M/ 8 Rajab 1374 H dideklarasikan sebagai hari kelahiran IPNU putri.
( https://pagarnusa.online/sejarah-berdirinya-ippnu-ikatan-pelajar-putri-nahdlatul-ulama/ )
F. Singkat berdirinya PMII
Dorongan untuk membuat suatu wadah mahasiswa Nahdlatul Ulama (NU) semakin kuat saat kongres ke-3 Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) pada 27-31 Desember 1958 dengan pembentukan Departemen Perguruan Tinggi IPNU. Mengingat banyak mahasiswa yang menjadi anggotanya.
Beberapa organisasi mahasiswa Nahdliyin bersifat lokal.seperti, Ikatan Mahasiswa Nahdlatul Ulama (IMANU) yang berbasis di Jakarta, Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) di Surakarta serta Persatuan Mahasiswa Nahdlatul Ulama (PMNU) di Bandung, sepakat untuk mendirikan organisasi mahasiswa NU secara nasional.
Untuk merealisasikan ide tersebut, maka dibentuklah panitia sponsor berdirinya organisasi mahasiswa Nahdliyin yang berjumlah 13 orang mahasiswa NU yang berasal dari berbagai daerah
Mereka kemudian mengadakan pertemuan yang disebut dengan Musyawarah Mahasiswa NU pada 14-16 April 1960, bertempat di Gedung Madrasah Muallimin Nahdlatul Ulama, Wonokromo, Surabaya.
Hasil musyawarah tersebut diumumkan di Balai Pemuda pada 21 Syawal 1379 H, atau bertepatan dengan tanggal 17 April 1960, tepat pada hari ini 60 tahun yang lalu.
Deklarasi itu sekaligus menjadi tanda berdirinya PMII, dan setiap tangal 17 April diperingati sebagai hari lahir (Harlah) PMII.
Komentar
Posting Komentar