silsilah Banom NU dari masa kemasa

A. Singkat berdirinya Muslimat NU
Muktamar NU ke-13 di Menes, Banten, 1938 menjadi momen awal gagasan mendirikan organisasi perempuan NU itu muncul. Dua tokoh, yakni Ny R Djuaesih dan Ny Siti Sarah tampil sebagai pembicara di forum tersebut mewakili jamaah perempuan. 
Akhirnya pada tanggal 29 Maret 1946, bertepatan tanggal 26 Rabiul Akhir 1365 H, keinginan jamaah wanita NU untuk berorganisasi diterima secara bulat oleh para utusan Muktamar NU ke-16 di Purwokerto. Hasilnya, dibentuklah lembaga organik bidang wanita dengan nama Nahdlatoel Oelama Moeslimat (NOM) yang kelak lebih populer disebut Muslimat NU.
Atas dasar prestasi dan kiprahnya yang demikian, Muktamar NU ke-19 di Palembang pada tahun 1952, Muslimat NU memperoleh hak otonomi. Muktamirin sepakat memberikan keleluasaan bagi Muslimat NU dalam mengatur rumah tangganya sendiri serta memberikan kesempatan untuk mengembangkan kreativitasnya di medan pengabdian. Sejak menjadi badan otonom NU, Muslimat lebih bebas bergerak dalam memperjuangkan hak-hak wanita dan cita-cita nasional secara mandiri.

B. Singkat berdirinya GP Ansor
GP Ansor dibentuk oleh KH Abdul Wahab dan para pendukungnya. Awalnya, dia membentuk wadah pemuda Muslim bernama Syubbanul Wathan atau Pemuda Tanah Air pada 1924.
Syubbanul Wathan merupakan cikal bakal berdirinya GP Ansor. Namun sebelum beralih nama jadi GP Ansor, wadah itu sempat bernama Persatuan Pemuda NU (PPNU), Pemuda NU (PNU), dan Anshoru Nahdlatul Oelama (ANO). ANO pun menjadi bagian dari NU, tapi belum tercantum dalam struktur organisasi NU.
Baru pada 24 April 1934 saat Muktamar NU ke-9 di Banyuwangi, Jawa Timur, ANO disahkan menjadi bagian dari pemuda NU.

https://www.wartaekonomi.co.id/read243355/gaduh-bubarkanbanser-ini-loh-sejarah-kelahiran-banser )

C. Singkat berdirinya Fatayat NU

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kemudian membentuk Pengurus Pusat Puteri NUM yang diberi nama Dewan Pimpinan Fatayat NU pada tanggal 26 Rabiul Akhir 1939/14 Februari 1950. Selanjutnya Kongres NU ke-XVIII tanggal 20 April-3 Mei 1950 di Jakarta dapat dilakukan mengesahkan Fatayat NU menjadi salah satu badan otonom NU. Namun berdasarkan proses yang berlangsung selama perintisan hingga ditetapkan, FNU menyatakan disetujui di Surabaya pada tanggal 24 April 1950 bertepatan dengan 7 Rajab 1317 H. Pucuk Pimpinan Fatayat NU pertama adalah Nihayah Bakri (Surabaya) sebagai Ketua I dan Aminah Mansur (Sidoarjo) sebagai Ketua II Kepengurusan pada waktu itu hanya memiliki dua bagian, yaitu bagian penerangan danpendidikan.

https://fatayatnubrebes.or.id/sejarah-fatayat-nu/ )

D. Singkat berdirinya IPNU

Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (disingkat IPNU) adalah badan otonom Nahldlatul Ulamayang berfungsi membantu melaksanakan kebijakan NU pada segmen pelajar dan santri putra. IPNU didirikan di Semarang pada tanggal 20 Jumadil Akhir 1373 H/ 24 Pebruari 1954, yaitu pada Konbes LP Ma’arif NU. Pendiri IPNU adalah M. Shufyan Cholil (mahasiswa UGM), H. Musthafa (Solo), dan Abdul Ghony Farida (Semarang). Ketua Umum Pertama IPNU adalah KH. M. Tholhah Mansoer yang terpilih dalam Konferensi Segilima yang diselenggarakan di Solo pada 30 April-1 Mei 1954 dengan melibatkan perwakilan dari Yogyakarta, Semarang, Solo, Jombang, dan Kediri. Pada tahun 1988, sebagai implikasi dari tekanan rezim Orde Baru, IPNU mengubah kepanjangannya menjadi Ikatan Putra Nahdlatul Ulama. Sejak saat itu, segmen garapan IPNU meluas pada komunitas remaja pada umumnya. Pada Kongres XIV di Surabaya pada tahun 2003, IPNU kembali mengubah kepanjangannya menjadi “Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama”. Sejak saat itu babak baru IPNU dimulai.

http://ipnu.pcnutemanggung.or.id/kontak/ )

E. Singkat berdirinya IPPNU

Dalam suasana Kongres I IPNU keberadaan IPNU putri ternyata masih dalam perdebatan yang alot, semula saat itu direncanakan secara administratif IPNU putri hanya masuk sebagai Depertemen di dalam organisasi IPNU.

keputusan Muktamar NU ke-20 di Surakarta. Tanggal 2 Maret 1955 M/ 8 Rajab 1374 H dideklarasikan sebagai hari kelahiran IPNU putri.

( https://pagarnusa.online/sejarah-berdirinya-ippnu-ikatan-pelajar-putri-nahdlatul-ulama/ )

F. Singkat berdirinya PMII

Dorongan untuk membuat suatu wadah mahasiswa Nahdlatul Ulama (NU) semakin kuat saat kongres ke-3 Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) pada 27-31 Desember 1958 dengan pembentukan Departemen Perguruan Tinggi IPNU. Mengingat banyak mahasiswa yang menjadi anggotanya.

Beberapa organisasi mahasiswa Nahdliyin bersifat lokal.seperti, Ikatan Mahasiswa Nahdlatul Ulama (IMANU) yang berbasis di Jakarta, Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) di Surakarta serta Persatuan Mahasiswa Nahdlatul Ulama (PMNU) di Bandung, sepakat untuk mendirikan organisasi mahasiswa NU secara nasional.

Untuk merealisasikan ide tersebut, maka dibentuklah panitia sponsor berdirinya organisasi mahasiswa Nahdliyin yang berjumlah 13 orang mahasiswa NU yang berasal dari berbagai daerah

Mereka kemudian mengadakan pertemuan yang disebut dengan Musyawarah Mahasiswa NU pada 14-16 April 1960, bertempat di Gedung Madrasah Muallimin Nahdlatul Ulama, Wonokromo, Surabaya.

Hasil musyawarah tersebut diumumkan di Balai Pemuda pada 21 Syawal 1379 H, atau bertepatan dengan tanggal 17 April 1960, tepat pada hari ini 60 tahun yang lalu.

Deklarasi itu sekaligus menjadi tanda berdirinya PMII, dan setiap tangal 17 April diperingati sebagai hari lahir (Harlah) PMII.

https://djawanews.com/kudapan/sejarah-singkat-berdirinya-pmii-lahir-dari-rahim-mahasiswa-nahdliyin-4775 )

Komentar